buat yang pesen artikel jerawat,nih ada kutipan dari media...
mudah-mudahan bermanfaat...!
(tapi jangan 100% percaya ya, namanya juga artikel, nah lho...!)
_____________________________________
Sebenernya.ada tiga tipe jerawat, dan ternyata cara penanganannya pun agak berbeda..
TIPE 1: Komedo, sifat & penyebabnya
Komedo adalah nama ilmiah dari pori2 yg tersumbat, bisa terbuka atau
tertutup. Komedo yg terbuka disebut juga sebagai blackhead, terlihat
seperti pori2 yg membesar dan menghitam (yang berwarna hitam itu bukan kotoran; sebenarnya itu adalah penyumbat pori yg berubah warna krn teroksidasi dgn udara). Komedo yg tertutup, atau whitehead, memiliki kulit yg tumbuh di atas pori2 yg tersumbat; makanya terlihat spt tonjolan putih kecil2 dibawah kulit. Jerawat jenis komedoini disebabkan oleh sel2 kulit mati dan kelenjar minyak yg berlebihan pd kulit. Bila anda tdk meng-exfoliate (bisa dengan scrub, cuci muka dgn waslap,memakai sabun muka mengandung salicylic acid atau yg mengandung AHA/BHA, dll) kulit wajah secara berkala, sel2 kulit mati menumpuk di kulit; minyak di permukaan kulit kemudian menutup sel2 kulit, terjadilah penyumbatan. Makeup dan produk penataan rambut yang mengandung minyak dapat memperparah keadaan. Berkeringat dan udara yg panas dan lembab dapat juga menyumbat pori2.
Pencegahan
Cuci selalu wajah pagi dan malam dengan pembersih mengandung
salicylic-acid atau AHA/BHA untuk mengelupas sel2 kulit mati. Atau
scrub kulit wajah minimal seminggu sekali. Bawalah selalu kertas
penyerap minyak untuk menyerap kelebihan minyak di wajah. Gunakan
juga masker utk kulit berminyak seminggu sekali.
Penyembuhan
Hilangkan blackheads dengan plester pore strips (seperti Biore pore
pack atau Pond's nose zone tape). Untuk whitehead, pakai obat jerawat
yg mengandung salicylic-acid (misalnya dari merk Neutrogena atau
Clinique acne solutions night treatment gel).
TIPE 2 : Jerawat Biasa, sifat & penyebabnya
Jenis jerawat `klasik' ini mudah dikenal, tonjolan kecil berwarna
pink atau kemerahan. Terjadi krn pori2 yg tersumbat terinfeksi dgn
bakteri. Bakteri ini bisa yg terdapat dipermukaan kulit, bisa juga
dari waslap, kuas makeup, jari tangan, juga telepon. Stress, hormon
dan udara yg lembab dpt memperbesar kemungkinan infeksi jerawat, krn menyebabkan kulit memproduksi minyak, yang merupakan tempat
berkembang-biaknya bakteri. Jerawat yg disebabkan oleh hormon
biasanya muncul di sekitar rahang dan dagu, menurut seorang ahli
kulit, yang merekomendasikan pemakaian pil KB yang rendah estrogen,
spt Orthotricyclen, Orthocept dan Alesse. (Untungnya, menurut
penelitian ternyata coklat dan French fries tidak mempunyai pengaruh
pada berbiaknya jerawat).
Pencegahan
Untuk membunuh bakteri2 penyebab jerawat, gunakan sabun muka yg
mengandung benzoyl-peroxida, atau sabun sulfur. Dan gunakan masker anti bakteri/jerawat seminggu sekali. Kalau obat2 jerawat yg dijual bebas tidak mempan, mintalah ke dokter kulit obat jerawat yg
mengandung vitamin A derivatif seperti Retin-A.
Penyembuhan
Untuk mengurangi peradangan dan membunuh bakteri, pakailah obat
jerawat yg mengandung benzoyl-peroksida, atau bila kulit anda tdk
tahan, gunakan produk yg mengandung sulfur, spt Neo Medrol atau
mujisat tolak jerawat dari Sari Ayu. Kalau obat2 jerawat tadi tidak
mempan juga, mintalah resep salep yang mengandung antibiotik,salah satunya Garamicyn (bisa dibeli bebas). Salep ini bisa membunuh
bakteri dan mengurangi pembengkakan juga peradangan.
TIPE 3: Cystic Acne (Jerawat Batu/Jerawat Jagung), sifat dan
penyebabnya
Sering disebut sebagai jerawat segede jagung. Bila anda merasa muka
anda seperti pizza yg penuh topping, nah.inilah cystic-acne;
jerawat yg besar, dgn tonjolan2 yg meradang hebat, berkumpul di
seluruh muka (berbeda dgn jerawat biasa yang berkumpul di salah satu
bag. muka). Inilah `godfather'nya jerawat, yang paling merusak tidak
hanya secara fisik, tapi juga kepercayaan diri. Penderita cystic-acne
biasanya juga memiliki keluarga dekat yg juga menderita jerawat jenis
ini; secara genetic penderitanya memiliki (1) kelenjar minyak yang
over-aktif yg membanjiri pori2 dgn minyak, (2) pertumbuhan sel2 kulit
yg tidak normal yg tdk bisa beregenerasi secepat kulit normal dan (3)
memiliki respons yg berlebihan terhadap peradangan sehingga
meninggalkan bekas di kulit.
Pencegahan
Obat2 jerawat yg dijual bebas tidak akan mempan buat jerawat jenis
ini. Memakai scrub pun tidak akan ada hasilnya. Jalan satu2nya adalah
meminta dokter meresepkan pil antibiotik seperti tetracycline. Bila
dalam sebulan tidak ada tanda2 perbaikan, mungkin dokter akan
memberikan resep Accutane (kurang pasti di Indonesia sudah ada atau belum), obat yg efektif, tapi kontroversial. Meskipun penyembuhannya memakan waktu hingga 5 bln, dan dapat mengakibatkan bayi cacat pada ibu hamil, tapi tetep aja dianggap sebagai obat mujarab pilihan terakhir.
Pengobatan
Untuk jerawat batu yang satu-satu, penyembuhan yg efektif adalah
meminta dokter kulit menyuntik jerawat dengan cortisone, yg membuat
jerawat ini sembuh dlm waktu 48 jam. Kalau kasusnya kronis, pil
Accutane bisa dicoba, meskipun anda bakal mengalami beberapa side
effect, seperti bibir pecah2 yg parah (minta dr.kulit anda meresepkan
Acclovate, lip balm anti peradangan) dan kulit yg kering.
Disadur dari majalah InStyle edisi Mei 2001
Rabu, 30 Januari 2008
Rabu, 23 Januari 2008
mY close friend!
Yups dah hampir dua tahun kita bareng..
merasakan suka duka ngamalin ilmu di tempat ini...
secar banyak bgt cobaan teh :P
inget gak dulu pas lagi culun2nya
bareng2 gabung di ALJIFS...
bareng2 sarapan di warung Mbak Las...
Bareng2 protes ke Principle msalah jobdesk...
Trus Iyuth cuti hamil...
ada gantinya deh Luthfi...
dan kadang kekompakan kita
bikin orang pada srik,
jadiya di omongin deh....
sekarang diriku dah dpt jawaban...
bahwa diriku gak akan disini lagi th depan
tp kyknya kita bakalan bareng resign deh...
pokoknya find a better one lah...
dont stuck here
*Just found this note, dedicated to Meisa Susilawase, S.Pd. a soulmate of mine.. May Allah always be with u*
merasakan suka duka ngamalin ilmu di tempat ini...
secar banyak bgt cobaan teh :P
inget gak dulu pas lagi culun2nya
bareng2 gabung di ALJIFS...
bareng2 sarapan di warung Mbak Las...
Bareng2 protes ke Principle msalah jobdesk...
Trus Iyuth cuti hamil...
ada gantinya deh Luthfi...
dan kadang kekompakan kita
bikin orang pada srik,
jadiya di omongin deh....
sekarang diriku dah dpt jawaban...
bahwa diriku gak akan disini lagi th depan
tp kyknya kita bakalan bareng resign deh...
pokoknya find a better one lah...
dont stuck here
*Just found this note, dedicated to Meisa Susilawase, S.Pd. a soulmate of mine.. May Allah always be with u*
Selasa, 22 Januari 2008
No more Iced Heart...
Hati ini sudah beku,
kaku,
sepi,
sunyi,
mati rasa,
setajam apapun luka yang mendera,
tak kan mampu membuatnya menangis,
tak kan mampu menyakitinya,
hanya senyum yang tersungging...
Setetes embun memberinya rasa,
memberinya peka,
memberinya rasa,
menghangatkannya,
mencairkan kebekuan dan kekakuan,
memberinya warna indah penuh pesona...
hati ini bukan hati yang dulu lagi,
ia bisa menangis,
tersenyum dengan lebih merekah,
tertawa,
dan semakin penuh warna,
menantang cerah dan terangnya mentari di pagi hari,
ia semakin terang,
seterang bintang di langit,
sehingga setiap orang bisa melihat keindahan warna dan cahayanya...
kaku,
sepi,
sunyi,
mati rasa,
setajam apapun luka yang mendera,
tak kan mampu membuatnya menangis,
tak kan mampu menyakitinya,
hanya senyum yang tersungging...
Setetes embun memberinya rasa,
memberinya peka,
memberinya rasa,
menghangatkannya,
mencairkan kebekuan dan kekakuan,
memberinya warna indah penuh pesona...
hati ini bukan hati yang dulu lagi,
ia bisa menangis,
tersenyum dengan lebih merekah,
tertawa,
dan semakin penuh warna,
menantang cerah dan terangnya mentari di pagi hari,
ia semakin terang,
seterang bintang di langit,
sehingga setiap orang bisa melihat keindahan warna dan cahayanya...
Continuing Ndung's poetry ah....
Dua merak berjalan lamban di tepi ngarai,
dua mata memandangnya dari balik dahan rapuh,
pesona warna? bukan, kata dia,
lantas apa pesona suasana? itu kata dia,
lantas dia tertawa...
hangat senja membuat mereka lupa,
terus berjalan membawa segenggam duka,
tak terasa aku terbuai dan terlena,
bunga-bunga yang bersemi sudah mati,
musim telah berganti...
Gerimis tak menyurutkan minat dua mata,
terasa iba,
merak melebarkan warnanya,
menaungi api yang tersisa,
untuk janji yang terlupa,
angin dan hujan telah menghalau musim semi tanpa jejak,
sang merak tak perduli,
ia terus menari,
menebar pesona warna,
unntuk sepasang mata yang memandangnya...
Genangan air kecil yang dulu,
berkilau terlihat dari ujung langit,
burung terjun bebas dari pucuk mega,
menyelam dalam sejuk cinta,
tak hanya satu, dua atau tiga mutiara dan permata,
tapi tak terkira,
indah paduan warna yang ia bawa....
dua mata memandangnya dari balik dahan rapuh,
pesona warna? bukan, kata dia,
lantas apa pesona suasana? itu kata dia,
lantas dia tertawa...
hangat senja membuat mereka lupa,
terus berjalan membawa segenggam duka,
tak terasa aku terbuai dan terlena,
bunga-bunga yang bersemi sudah mati,
musim telah berganti...
Gerimis tak menyurutkan minat dua mata,
terasa iba,
merak melebarkan warnanya,
menaungi api yang tersisa,
untuk janji yang terlupa,
angin dan hujan telah menghalau musim semi tanpa jejak,
sang merak tak perduli,
ia terus menari,
menebar pesona warna,
unntuk sepasang mata yang memandangnya...
Genangan air kecil yang dulu,
berkilau terlihat dari ujung langit,
burung terjun bebas dari pucuk mega,
menyelam dalam sejuk cinta,
tak hanya satu, dua atau tiga mutiara dan permata,
tapi tak terkira,
indah paduan warna yang ia bawa....
Please analyze this poetry...!
Dawai-dawai besar mendengung seperti hujan,
dawai-dawai kecil berbisik seperti rahasia,
mendengung,
berbisik,
dan kemudian berbaur,
seperti mencurahkan mutiara besar dan kecil,
ke dalam piring berjeda...
Kita mendengar kali tersedu sedih,
di sepanjang tepian pasir,
andai dihentikan sentuhan dinginnya,
dawai itu bagai terputus,
seakan tidak terurus,
tapi nada-nada yang menghilang,
ke dasar kesedihan dan persembunyian ratapan,
lebih dapat ia bercerita dalam diam,
daripada dalam bunyi...
Sebuah jambang tiba-tiba pecah,
dan airnya tumpah...
Kuda-kuda berketopang melompat,
dan senjata-senjata membentur dan menghantam,
dan sebelum ia menjatuhkan beliungnya,
ia akhiri permainan dengan 1 pukulan...
Dan keempat dawai pun memperdengarkan satu bunyi,
seperti kain sutra yang koyak...
dawai-dawai kecil berbisik seperti rahasia,
mendengung,
berbisik,
dan kemudian berbaur,
seperti mencurahkan mutiara besar dan kecil,
ke dalam piring berjeda...
Kita mendengar kali tersedu sedih,
di sepanjang tepian pasir,
andai dihentikan sentuhan dinginnya,
dawai itu bagai terputus,
seakan tidak terurus,
tapi nada-nada yang menghilang,
ke dasar kesedihan dan persembunyian ratapan,
lebih dapat ia bercerita dalam diam,
daripada dalam bunyi...
Sebuah jambang tiba-tiba pecah,
dan airnya tumpah...
Kuda-kuda berketopang melompat,
dan senjata-senjata membentur dan menghantam,
dan sebelum ia menjatuhkan beliungnya,
ia akhiri permainan dengan 1 pukulan...
Dan keempat dawai pun memperdengarkan satu bunyi,
seperti kain sutra yang koyak...
Selasa, 15 Januari 2008
What a hard to keep principe...!
Aku sudah jatuh bangun untuk mempertahankannya,
jatuh...
bangun...
jatuh lagi...
bangun lagi...
jatuh lagi dan lagi...
merangkak...
jatuh lagi...
merangkak lagi...
tanganku menggapai...
mencari pegangan...
perlahan pegangan itu bisa kuraih...
namun tanganku terlalu licin untuk memegangnya erat...
lepas lagi...
dan jatuh lagi...
perlahan ku berdiri...
Upzz akhirnya ku bisa berdiri.
walau belum tegak,
dah kokoh seperti ketika aku belum jatuh bangun!
Kiranya tak kan kubiarkan aku jatuh lagi...
sudah cukup aku jatuh bangun.
untuk mempertahankan sebuah prinsip.
jatuh...
bangun...
jatuh lagi...
bangun lagi...
jatuh lagi dan lagi...
merangkak...
jatuh lagi...
merangkak lagi...
tanganku menggapai...
mencari pegangan...
perlahan pegangan itu bisa kuraih...
namun tanganku terlalu licin untuk memegangnya erat...
lepas lagi...
dan jatuh lagi...
perlahan ku berdiri...
Upzz akhirnya ku bisa berdiri.
walau belum tegak,
dah kokoh seperti ketika aku belum jatuh bangun!
Kiranya tak kan kubiarkan aku jatuh lagi...
sudah cukup aku jatuh bangun.
untuk mempertahankan sebuah prinsip.
Mudahkanlah Ya Allah....
Jumat, 11 Januari 2008
Napak Tilas Hijrah Nabi
Hari ini, untuk memeperingati tauh baru Hijriyah 1429 H, sekolah tempat aku ngajar ngadain yang namanya Napak Tilas Hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah,
Seru bgt deh ni acara...
dimulai dengan Kumpulnya murid2 kelas, 1, 2 dan 7 di lapangan basket yg kita ibaratkan sebagai Mekkah. Anak2 dikasih tau kalo kita tuh mau hijrah ke Madinah, dan akan mengalami banyak godaan dan gangguan dari kaum kafir di sepanjang perjalanan. Barang siapa yang berhasil melewati godaan dan gangguan tersebut, maka itu termasuk ke dalam umat yang berhasil hijrah.
Mau tau yang jadi kaum kafir atau syaitan2 penggodanya?
Mereka adalah guru2 outbound yang berkostum serba hitam, dan seudah siap dengan peralatan penggodanya, mulai dari kertas yg dah digulung2 mirip batu kerikil, trus tali buat ngiket anak2, buah rambutan dari kebun kita yg digemari anak2, bola sepak, hola hop, dsb.
Ketika rombongan mulai berjalan, syaitan2 tsb menggoda dan mengganggu anak2 dengan mengajak mereka bermain futsal, ngajak makan rambutan, ada yang dikejar2 untuk ditangkep, dsb. Anak2 berlari kian kemari dan teriak2 "Miss Santi tolong..., aku mo ditangkep syaitan" sambil menarik2 baju aku untuk minta perlindungan dan menginjak2 celana aku.
Ketika rombongan sudah tenang, para syaitan datang kembali untuk menggoda anak2. begitu seterusnya mpe muka anak2 berwarna merah dan mereka keringetan karena dikejar2 syaitan2 dadakan. Otomatis aku pun harus berlagak seperti anak2, yang kalo ada syaitan langsung teriak histeris minta tolong takut diganggu, atau ikut2an anak2 menyelamatkan temannya yang sudah tertangkap syaitan dengan menarik tangan mereka tau bagian tubuh lainnya yg bisa dipegang.
seru bgt deh...!
Pokoknya hari ini penuh dengan tawa dan keringat plus kotoran tanah di celana aku dan anak2.
Anak2ku sayang....
Aku semakin berat untuk meninggalkan kalian,
Apalagi kalo inget gimana kalo kita lagi main di lantai yg dialasi karpet.
Kalian berebut perhatianku,
Ketika cerita kalian ingin aku dengarkan,
Ada yang bergelendot di punggung sambil belai2 jilbabku,
ada yg duduk di paha kiri sambil meluk aku,
ada yang duduk di paha kanan,
ada yang duduk di depan pangkuanku sambil memegang kedua pipi aku agar perhatian aku terfokus kepadanya...
Tapi aku yakin, kalian akan mendapatkan pengganti yg lebih baik,
yang lebih menyayangi kalian,
Amin...
Seru bgt deh ni acara...
dimulai dengan Kumpulnya murid2 kelas, 1, 2 dan 7 di lapangan basket yg kita ibaratkan sebagai Mekkah. Anak2 dikasih tau kalo kita tuh mau hijrah ke Madinah, dan akan mengalami banyak godaan dan gangguan dari kaum kafir di sepanjang perjalanan. Barang siapa yang berhasil melewati godaan dan gangguan tersebut, maka itu termasuk ke dalam umat yang berhasil hijrah.
Mau tau yang jadi kaum kafir atau syaitan2 penggodanya?
Mereka adalah guru2 outbound yang berkostum serba hitam, dan seudah siap dengan peralatan penggodanya, mulai dari kertas yg dah digulung2 mirip batu kerikil, trus tali buat ngiket anak2, buah rambutan dari kebun kita yg digemari anak2, bola sepak, hola hop, dsb.
Ketika rombongan mulai berjalan, syaitan2 tsb menggoda dan mengganggu anak2 dengan mengajak mereka bermain futsal, ngajak makan rambutan, ada yang dikejar2 untuk ditangkep, dsb. Anak2 berlari kian kemari dan teriak2 "Miss Santi tolong..., aku mo ditangkep syaitan" sambil menarik2 baju aku untuk minta perlindungan dan menginjak2 celana aku.
Ketika rombongan sudah tenang, para syaitan datang kembali untuk menggoda anak2. begitu seterusnya mpe muka anak2 berwarna merah dan mereka keringetan karena dikejar2 syaitan2 dadakan. Otomatis aku pun harus berlagak seperti anak2, yang kalo ada syaitan langsung teriak histeris minta tolong takut diganggu, atau ikut2an anak2 menyelamatkan temannya yang sudah tertangkap syaitan dengan menarik tangan mereka tau bagian tubuh lainnya yg bisa dipegang.
seru bgt deh...!
Pokoknya hari ini penuh dengan tawa dan keringat plus kotoran tanah di celana aku dan anak2.
Anak2ku sayang....
Aku semakin berat untuk meninggalkan kalian,
Apalagi kalo inget gimana kalo kita lagi main di lantai yg dialasi karpet.
Kalian berebut perhatianku,
Ketika cerita kalian ingin aku dengarkan,
Ada yang bergelendot di punggung sambil belai2 jilbabku,
ada yg duduk di paha kiri sambil meluk aku,
ada yang duduk di paha kanan,
ada yang duduk di depan pangkuanku sambil memegang kedua pipi aku agar perhatian aku terfokus kepadanya...
Tapi aku yakin, kalian akan mendapatkan pengganti yg lebih baik,
yang lebih menyayangi kalian,
Amin...
Langganan:
Postingan (Atom)